Tangerang, 10 Agustus 2026 – Keluarga besar Kompleks Strada Yos Sudarso mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penuh syukur melalui Misa Awal Tahun Ajaran yang diikuti oleh murid, orang tua, guru dan karyawan dari jenjang TK, SD, hingga SMP Strada Yos Sudarso. Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Pst. Robeti Hia, OSC dan berlangsung dengan penuh khidmat.

Misa yang dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk menyerahkan perjalanan pendidikan dan pembelajaran selama satu tahun ke depan kedalam penyertaan Tuhan. Kebersamaan seluruh jenjang dalam perayaan Ekaristi juga menjadi wujud nyata semangat persaudaraan sebagai satu keluarga besar Strada.

Meneladan Santo Laurensius: Memberikan Diri dan Menghasilkan Buah

Misa Awal Tahun Ajaran tahun ini bertepatan dengan Pesta Santo Laurensius, Diakon dan Martir. Dalam homilinya, Pst. Robeti Hia, OSC mengajak seluruh warga sekolah untuk mengenal dan meneladani kehidupan Santo Laurensius, seorang diakon yang dikenal karena kesetiaan, keberanian, dan pengorbanannya dalam melayani Tuhan serta sesama.

Pesan tersebut dihubungkan dengan bacaan Injil Yohanes 12:24-26, ketika Yesus menyampaikan perumpamaan tentang biji gandum yang jatuh ke tanah dan mati sehingga menghasilkan banyak buah. Romo mengajak para murid untuk memahami bahwa kehidupan yang bermakna bukan hanya tentang menerima atau mendapatkan sesuatu bagi diri sendiri, tetapi juga tentang kemauan untuk memberikan diri dan menjadi berkat bagi orang lain.

“Seperti biji gandum yang jatuh ke tanah dan menghasilkan banyak buah, demikian juga hidup kita. Ketika kita mau memberikan diri dan melayani dengan tulus, hidup kita dapat menjadi berkat dan menghasilkan buah bagi banyak orang.”

Melalui teladan Santo Laurensius, para murid diajak untuk berani memberikan yang terbaik dalam kehidupan sehari-hari. Memberikan diri tidak selalu harus melalui hal-hal besar. Belajar dengan sungguh-sungguh, membantu teman, menghormati guru, berbagi, menaati aturan, serta melakukan kebaikan dengan tulus merupakan bentuk sederhana dari semangat pelayanan.

Romo juga mengingatkan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk “menghasilkan buah” melalui talenta, kemampuan, dan kebaikan yang dimilikinya. Sebagaimana biji gandum membutuhkan proses untuk bertumbuh, demikian pula setiap murid membutuhkan proses belajar, ketekunan, kedisiplinan, dan keberanian untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Mengawali Tahun Ajaran dengan Semangat Baru

Misa Awal Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi awal yang penuh makna bagi seluruh keluarga besar Strada Yos Sudarso. Melalui perayaan Ekaristi ini, seluruh warga sekolah diajak untuk menjalani tahun pembelajaran dengan hati yang penuh syukur, semangat, dan harapan.

Pesan dari Santo Laurensius menjadi inspirasi bagi para murid untuk tidak hanya bertumbuh dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dalam iman, karakter, kepedulian, keberanian, dan semangat melayani.

Dengan semangat “memberikan diri dan menghasilkan buah”, keluarga besar Strada Yos Sudarso siap menjalani Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penuh sukacita dan keyakinan bahwa setiap proses yang dijalani bersama dapat menjadi kesempatan untuk bertumbuh dan membawa kebaikan bagi sesama.

 

 

Sebarkan artikel ini